Silahkan tanya ..!!

Flash

Tuesday, 6 April 2010

Manusia Tidak ada puas-puasnya .. !!

Sepertinya Saya telat memosting tulisan ini. Karena Saya sudah ketinggalan jauh dalam mengikuti kasus ”Gayus”. Tapi buat Saya tidak ada kata terlambat. Lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Benarkan agan-agan semua ..??

Kejahatan di bidang ekonomi sepertinya di Indonesia ini  tidak ada habisnya. Belum juga kelar masalah Bank Century, kini ada kasus baru yaitu kasus Gayus yakni kasus pengelapan pajak. Sebenarnya Saya tidak terlalu mengikuti perkembangan kasus ini dan kasus – kasus ekonomi sebelumnya. Dan jujur Saya tidak terlalu tertarik untuk membahas masalah ini. Tapi disini Saya mencoba menjelaskan sedikit apa yang Saya tahu tentang masalah ‘Gayus” ini. Berdasarkan informasi yang Saya dapat dari dunia maya dana hasil bertanya dari teman kosan Saya, ternyata Gayus ini adalah bisa dikatakan “penjahat yang tidak bertanggung jawab” karena sebelumnya Beliau tidak berdiam di Indonesia, tapi di Singapore. Namun, setelah kedatangan Gayus dari Singapura tanggal 1 April 2010 kemarin merupakan suatu peristiwa yang paling ditunggu-tunggu saat ini. Pria berusia 30 tahun bernama lengkap Gayus Halomoan Tambunan itu menjadi sangat ngetop setelah terbongkarnya kasus penggelapan pajak senilai yang melibatkan Dirjen Pajak dan Institusi Polri oleh Susno Duadji.


Meski namanya ngetop dan terkenal mengalahkan selebritis Dewi Persik atau Aziz gagap, namun sayangnya bukan untuk dielu-elukan jasanya atau prestasinya. Semua masyarakat Indonesia dari semua golongan berdecak keheranan terhadap sepak terjang seorang pegawai Dirjen Pajak golongan IIIA yang baru berkerja 5 tahun tapi mempunyai rumah mewah senilai milyaran rupiah.



Tak jarang juga yang mengumpat dan mencacinya. Bahkan almamaternya sendiri, Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN) menyebutnya sebagai seseorang yang melemparkan kotoran ke muka alumni Sekolah Tinggi Kedinasan tersebut. Saya jadi ingat, waktu SMA dulu. Saya merantau dari Kepri (Kepulauan Riau) hanya untuk mencoba mendaftar di STAN. Buat saya, mahasiswa-mahasiswa yang kuliah disana adalah sangat keren dan pastinya mahasiswa-mahasiswa yang terpilih dan unggulan.  Dan yang pasti masa depan bakalan terjamin. Pekerjaan dan jabatan sudah menanti, selain itu orang tua pasti bangga. Siapa sih orang tua yang gak mengharapkan anaknya menjadi orang sukses, mendapatkan kemudahan dan kemakmuran dalam hidupnya dalam hidupnya. Tapi sayang, otak saya sepertinya ini tak cukup pintar untuk masuk ke Sekolah Tinggi Kedinasan tersebut. Saya hanya bisa kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di Depok. Yuupz, Universitas Gunadarma. Saya bangga bisa masuk Gunadarma, apalagi jika melihat prestasi yang dicapai tidak kalah dengan Universitas Negeri lain.  


Saya sangat yakin 100% orang tua Gayuspun juga berpikiran yang sama seperti orang tua lainnya. Bangga ketika melihat Gayus Tambunan bisa di terima kuliah di STAN, lulus, memperoleh pekerjaan di Dirjen Pajak yang mendapatkan renumerasi 12 juta perbulan (bukankah itu suatu gaji yang cukup besar untuk seseorang yang baru bekerja?) mendapatkan istri yang cantik dan punya anak yang lucu.


Namun ternyata, Gayus adalah Gayus yang tamak, serakah dan silau dengan harta. Tak puas dengan hanya kebanggaan seperti itu, ia menggelapkan pajak senilai 25 milyar (belum termasuk penggelapan lainnya hingga ia bisa punya rumah mewah). Kebanggaan orang tua yang kemudian akan hancur dalam sekejap karena lupa diri. Setelah ini, entah apa yang tersisa dari kebanggaan seorang Gayus Tambunan? Sebagai Penggelap Pajak? Pulang ke Indonesia di sambut ribuan wartawan dan dikawal langsung oleh Petinggi-petinggi POLRI bak VVIP? Atau menjadi ngetop melebihi hebohnya konser Michael Jackson?

Semoga tulisan ini bermanfaat..
Dan Semoga ke depan tidak ada lagi Gayus2 yang berikutnya.
Maju Indonesiaku, tuntaskan masalah korupsi ..!!!
Yang mau comment dipersilahkan



6 komentar:

waah soal yg ini,,no coment ah,,hehe udah posting soalnya..

*test emoticon..:))

hahahhahahah =))
iya ini mungkin uda postingan ke sekian kali na klo di search di paman google...
oia mas aan, saya suka sama setiap postingan mas...
Mas anak sastra yah ..??
soalnya penyusunan kata2 na tepat dam bener dan selalu membuat org ingin membaca tulisan mas

Ada triknya dalam membuat tulisan, gaya bahasa na gitu ..??

yah begitulah orang yang terlalu silau kepada hal yang bersifat duniawi ^^, semoga kita bukanlah orang yang seperti itu (amin)

@Siti : iya Amien ...
Semoga kita tidaklah gila akan harta duniawi ...
:B)

yups, bener,
manusia selalu ingin lebih dan lebih,
selalu ingin dan ingin.,,tanpa merasa puas

nice artikel,,

@Hdsense : thanx ya atas kunjungan na ..
Salan knal .. :-)

Post a Comment

There was an error in this gadget

Followers